Munajatku ya….Rabb…

Di hari pertama 1 Muharam 1431 H ini ingin rasanya aku curahkan rasa cintaku..rasa syukurku padaMu ya Rabbi…karena telah banyak nikmat, anugrah dan karunia yang telah Engkau limpahkan kepada hambamu ini…..di hari yang memiliki makna yang dalam ini sepatutnya aku bermuhasabah..mawas diri dan kupersembahkan  doa munajatku kepadamu ya Rabbi….

Tuhanku,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra
Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang tanpa
batas

Tuhanku
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU
Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU

Tuhanku,….baktiku
tiada arti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU
Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU
Diri yang tangannya banyak maksiat ini,
Mulut yang banyak maksiat ini,
Mata yang banyak maksiat ini
Hati yang telah terkotori oleh noda ini memiliki keinginan setinggi langit
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia ?!

Tuhan�Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi
kepada MU
Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku
Ampunilah aku, istri dan anak-anaku, orang tuaku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa
kami sadari , kami pernah melanggar aturanMU
Melanggar aturtan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah
Yang telah Tuhan percayakan kepada kami�Ampunilah kami

Pertemukan kami
dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU
Tuhanku.Siangku tak selalu dalam iman yang teguh
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu
Atau,dalam maksiat kepadaMU  . . . .

Ya Tuhanku

Di fajar yang sejuk ini…di hari perama ini

aku sujud bersimpuh bermunajat kepadaMu ya  Allah semoga ditahun yang akan datang dapat lebih baik lagi dengan hidup penuh berkah dan senantiasa dalam ridhoMu  Allah SWT.  Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan menuju keterbukaan dan kelapangan hati, tinggalkan kesempitan pikiran menuju keluasan pandangan. Sehingga kita pun tidak selalu merasa diri kita paling benar, karena kebenaran hanyalah milik Allah. Wallahu ‘alam bisshawab. Hanya Allah yang tahu…… !!!

amin . . . .

4 Comments

  1. Sungguh menyentuh hati pak, sangat…sangat…sangat bagus…semoga Iman Islam kita selalu terjaga dan semakin kokoh…Amin

    • maturnuwun koncolawasku….Amin..

  2. wah mengesankan pak……

    • semoga dapat menjadi hikmah bagi kita semua…amin


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s