Jujurlah karena kita orang beriman

Soal kejujuran sebenarnya bukan masalah bisa atau tidak tetapi mau atau tidak mau, sebab bagi seorang muslim , iman dan islam kita seharusnya menyatu dengan kejujuran itu . Jujur bagi orang yang beriman adalah jati diri , Jujur adalah citra diri dan jalan hidup. Karena seperti sabda rosulullah saw ketika ditanya, ” Apakah orang mukmin itu bisa jadi pengecut?” Beliau menjawab “Ya.” Tetapi ketika di tanya “Apakah seoprang mukmin juga berbohong?” dengan tegas beliau menjawab “Tidak , orang mukmin itu tidak berbohong.” sabda ini tentu saja menjadi penegas sekaligus penjelas bahwa jujur itu seharusnya menjadi prinsip yang senyawa dan menyatu dengan jiwa seorang mukmin.

Jujur itu sekali lagi adalah persoalan mau atau tidak. jujur itu adalah persoalan memilih , antara kebenaran yang kita yakini dan dusta yang batin kita tidak pernah tenang dengannya. Dalam banyak kisah keimanan mereka selalu menyatu dengan kejujuran mereka..

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s